PUSTAKA KOTA,Tangsel – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan selama dua hari terakhir memicu terjadinya puluhan titik banjir dan longsor. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Bantuan yang diberikan mencakup makanan siap saji, tambahan gizi, sembako, hingga obat-obatan.Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Di kawasan Empang Sari, Ciputat, BPBD menyalurkan 118 box makanan siap saji. Sementara itu, 30 box makanan didistribusikan ke wilayah Muncul, dan 44 box makanan ke Orchid Garden, Benda Baru. Untuk wilayah Citra Prima 2 Keranggan, bantuan berupa 100 paket tambahan gizi dan sembako, sedangkan di Namara Residence, Benda Baru, disalurkan 12 paket serupa.
Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, menegaskan pihaknya memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami bergerak cepat untuk mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak, terutama kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji dan logistik dasar,” ujarnya. Minggu (5/4/2026)
Dian juga menambahkan bahwa jajarannya terus siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan penanganan berjalan optimal, termasuk koordinasi lintas instansi agar respons di lapangan semakin cepat dan efektif,” kata dia.
Ia menjelaskan, proses distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat dampak di masing-masing wilayah serta laporan dari petugas di lapangan. BPBD juga terus melakukan pendataan dan pemantauan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan merata.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 titik banjir tersebar di wilayah Pamulang, Ciputat, Serpong, hingga Setu, dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 150 sentimeter. Banjir tersebut berdampak pada ratusan hingga ribuan kepala keluarga.
Selain itu, terdapat 13 titik longsor yang terjadi di sejumlah wilayah seperti Muncul, Kademangan, Keranggan, hingga Ciater. Longsor dilaporkan merusak bagian rumah warga serta menutup akses jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Meski sebagian besar genangan air telah berangsur surut, BPBD memastikan seluruh jajaran masih siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor susulan.
Warga pun diimbau tetap waspada, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah dengan kontur tanah labil, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (Cep)
