Donor Darah di Masjid Nurul Yaqin, Warga Pondok Aren Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Warga mengikuti kegiatan donor darah saat aksi kemanusiaan yang digelar di Masjid Nurul Yaqin. Kegiatan yang berlangsung selama Ramadan ini disambut antusias masyarakat sebagai bentuk kepedulian untuk membantu ketersediaan stok darah bagi yang membutuhkan.

PUSTAKA KOTA, Tangsel – Suasana berbeda terlihat di halaman Masjid Nurul Yaqin, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu (8/3/2026).

Di tengah nuansa Ramadan yang identik dengan ibadah dan kebersamaan, puluhan warga justru datang untuk berbagi kehidupan melalui aksi donor darah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.00 WIB itu menjadi momen kepedulian sosial masyarakat. Warga dari berbagai usia tampak antre dengan tertib, sebagian datang setelah beraktivitas seharian, sebagian lainnya sengaja menyempatkan diri sebelum berbuka puasa.

Donor darah tersebut merupakan kolaborasi antara Dewan Perwakilan Cabang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Pondok Aren, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Yaqin, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel.

Ketua Pelaksana kegiatan, Arif, mengatakan aksi kemanusiaan ini digelar untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Tangsel, terutama selama bulan Ramadan ketika jumlah pendonor biasanya menurun.

Menurutnya, kebutuhan darah di rumah sakit tetap tinggi meski masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami memahami bahwa di bulan Ramadan, terutama menjelang hari raya, ketersediaan darah membutuhkan perhatian kita bersama. Alhamdulillah kegiatan ini disambut baik oleh DKM Masjid Nurul Yaqin, sinergi ini memberikan optimisme bahwa kita dapat membantu menjaga ketersediaan darah di Kota Tangsel,” ungkapnya.

Arif menjelaskan, antusiasme warga juga terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang untuk berpartisipasi. Tidak hanya sebagai pendonor, sebagian warga juga hadir untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.

Sementara perwakilan DKM Masjid Nurul Yaqin, Mustaqim, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kemanusiaan di lingkungan masjid.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Senang sekali PMI Kota Tangsel dapat berkegiatan di tempat kami. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengedukasi warga sekitar bahwa donor darah tetap dapat dilakukan di bulan Ramadan,” kata Mustaqim.

Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya mendapatkan bingkisan dari PMI Kota Tangsel, termasuk minyak goreng satu liter.

Meski sederhana, Mustaqim bilang, bingkisan tersebut menjadi simbol terima kasih atas kepedulian para pendonor yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah.

“Di bulan yang penuh berkah ini, aksi kecil para warga Pondok Aren menjadi pengingat bahwa berbagi tidak selalu tentang materi. Setetes darah yang disumbangkan, bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” tuturnya.

Sebagai informasi, PMI Kota Tangsel terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kolaborasi serupa tidak hanya menghadirkan aksi donor darah, tetapi juga berbagai program edukasi tentang pentingnya donor darah bagi masyarakat. (Adv)