Donor Darah Dikemas Kreatif, Mahasiswa UPJ Edukasi Generasi Muda

Mahasiswa UPJ bersama Femcomm Indonesia menggelar kampanye edukasi donor darah bertajuk The 15 Minutes Project. Kegiatan yang berkolaborasi dengan PMI Kota Tangsel ini dikemas melalui booth interaktif untuk mengajak generasi muda lebih peduli terhadap pentingnya donor darah bagi kemanusiaan.

PUSTAKA KOTA, Tangsel — Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) yang tergabung dalam Femcomm Indonesia menggelar kampanye kemanusiaan bertajuk The 15 Minutes Project.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui donor darah.

Read More

Mengusung tema “15 menit bagi kita, harapan bagi yang membutuhkan”, kampanye ini ingin menunjukkan bahwa waktu singkat yang digunakan untuk donor darah dapat memberikan arti besar bagi keselamatan orang lain.

Panitia kegiatan, Syahla Putri Johana, mengatakan kampanye ini merupakan bentuk kepedulian Femcomm Indonesia dalam mengenalkan pentingnya donor darah kepada generasi muda, khususnya mahasiswa.

Ia menyebut, kegiatan dikemas dalam konsep pameran dan mini booth interaktif yang memungkinkan mahasiswa mengenal lebih dekat tentang donor darah, mulai dari manfaat, proses donor, hingga pentingnya menjaga ketersediaan stok darah untuk kebutuhan kemanusiaan.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Femcomm Indonesia dalam mengenalkan donor darah kepada anak muda, khususnya mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya. Terima kasih kepada PMI Kota Tangsel yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” pujinya, ditulis Jumat (8 Mei 2026).

Selain itu, Syahla mengungkapkan, mahasiswa juga diajak menuliskan pesan positif dan harapan pada Wall of Fame Donor Darah yang disediakan panitia.

Diperkirakan sekitar 50 mahasiswa antusias mengikuti kegiatan edukasi ini. Mereka mengunjungi berbagai booth interaktif sekaligus mendapatkan penjelasan langsung dari petugas PMI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan pendekatan yang santai, komunikatif, dan mudah dipahami kalangan muda.

Sementara itu, salah satu mahasiswa UPJ, Zalshabila Putri, mengapresiasi konsep kampanye donor darah yang dinilai menarik sekaligus edukatif.

“Keren banget ada acara seperti ini di kampus. Petugas PMI juga menjelaskan dengan bahasa yang asyik dan mudah dipahami. Good job PMI Kota Tangsel dan Femcomm Indonesia,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda memahami bahwa donor darah bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga bagian dari membangun budaya kepedulian dan kemanusiaan sejak dini.

“Bagi sebagian orang, harapan hidup bisa hadir hanya dari 15 menit kecil yang diluangkan untuk mendonorkan darah,” tuturnya. (Adv)

Related posts