Dampingi 1.102 Jemaah, Pilar Minta Petugas Haji Lebih Siap dari Jemaah

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memberikan arahan kepada petugas haji saat kegiatan Walimatussafar di Serpong. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan spiritual petugas dalam mendampingi 1.102 jemaah haji asal Tangsel pada musim haji 1447 Hijriah.

PUSTAKA KOTA, Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi petugas hani yang akan mendampingi jemaah pada musim haji 1447 Hijriah.

Pesan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan Walimatussafar Petugas Haji Kota Tangsel di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Serpong.

Read More

Ia mengingatkan, kesiapan fisik menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas di Tanah Suci. Menurutnya, kondisi fisik yang prima akan sangat berpengaruh terhadap stabilitas mental petugas selama mendampingi jemaah.

“Kalau fisik jatuh, mental juga ikut turun. Ini harus dipersiapkan sejak sekarang, mumpung masih ada waktu,” ujar Pilar, dikutip Kamis (16/4/2026).

Lebih lanjut, Pilar menegaskan bahwa petugas haji dituntut memiliki kesiapan lebih dibandingkan jemaah.

Sebab, kata Pilar, petugas tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga berperan sebagai pendamping dan pembimbing yang memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Kemudian lanjutnya, kesiapan mental juga menjadi sorotan. Petugas diminta mampu menghadapi beragam karakter jemaah, termasuk kondisi emosional di lapangan, dengan mengedepankan kesabaran, empati, dan keikhlasan dalam melayani.

“Petugas harus hadir sebagai pelayan. Bukan sebagai jemaah, tetapi sebagai pendamping yang memastikan ibadah jemaah berjalan baik,” katanya.

Selain itu, Pilar mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama bertugas, mulai dari pola makan, kecukupan cairan, hingga kesiapan obat-obatan dan vitamin. Ia juga menegaskan agar seluruh petugas melengkapi vaksinasi wajib, termasuk meningitis, sebelum keberangkatan.

“Jangan sampai jemaah sehat, tetapi petugasnya justru sakit. Karena bapak dan ibu berangkat untuk menjaga jemaah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Pilar juga meminta petugas mematuhi seluruh standar operasional prosedur (SOP) serta mampu beradaptasi dengan dinamika pelaksanaan ibadah haji yang dapat berubah setiap tahun. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah serta memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal selama proses ibadah berlangsung.

Sebagai informasi, jumlah calon jemaah haji asal Tangerang Selatan pada tahun ini mencapai 1.102 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, seiring penambahan jumlah kelompok terbang (kloter) dari empat menjadi lima kloter.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap seluruh petugas haji dapat memberikan pelayanan optimal, sehingga pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah berjalan lancar, aman, dan khidmat. (Adv)

Related posts