Dilantik Jadi Ketua PMI Kota Tangsel Periode 2020-2025, Airin Fokus Tangani Covid-19

Airin Rachmi Diany Kembali Dilantik Menjadi Ketua PMI Tangsel Periode 2020-2025.

PUSTAKA KOTA, Tangsel – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten melangsungkan kegiatan pengukuhan sekaligus pelantikan kepada Ketua, Dewan Kehormatan, serta Pengurus PMI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) periode 2020-2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah beserta jajarannya.

Read More

Dalam kegiatan tersebut, Tatu berpesan agar perangkat organisasi yang dilantik itu dapat mengutamakan tugas, pokok, fungsi (Tupoksi) yakni berupa penanganan bencana. 

Menurutnya PMI harus dapat berperan dalam penanggulangan bencana yang melanda suatu wilayah terkhusus Kota Tangsel. 

“Di UU (Undang-Undang) itu PMI tugas utamanya untuk penanganan bencana, untuk membantu pemerintah,” kata Tatu usai pelantikan berlangsung, Serpong, Kota Tangsel, Rabu (13/10/2021).

Sementara itu, Ketua PMI Tangsel terpilih periode 2022-2025 yakni Airin Rachmi Diany menyuarakan hal yang sama kepada para anggotanya. 

Menurutnya saat ini PMI Kota Tangsel harus dapaf berperan lebih aktif dalam membantu penanganan bencana non alam berupa pandemi covid-19.

“Di hulu sama-sama membantu dalam hal pemerintah mengajak masyarakat disiplin prokes (protokol kesehatan) covid-19,” ungkap Airin pada kesempatan yang sama. 

Airin menjelaskan, selain gencar mensosialisasikan prokes covid-19, dirinya yang kembali memimpin PMI Kota Tangsel untuk kali kedua itu juga melakukan langkah-langkah percepatan penanganannya. 

Semisal, mendirikan sentra vaksinasi Covid-19 di Kantor PMI Kota Tangsel yang berlokasi di kawasan Serpong. 

“Kita ada sentra vaksin tujuannya memberikan alternatif bagi masyarakat untuk bisa melakukan vaksin. Tidak hanya di Puskesmas di tempat-tempat tertentu tapi juga ada di PMI Kota Tangsel,” ungkapnya. 

Airin juga memastikan bahwa PMI Kota Tangsel turut pula menyediakan stok plasma konvalesen dalam upaya penanggulangan pandemi covid-19.

Katanya, saat ini pihaknya menargetkan PMI Kota Tangsel untuk menjadi Bank plasma konvalesen. 

Langkah tersebut ditujukan agar PMI Kota Tangsel lebih dapat berperan dalam menangani penanggulangan bencana non alam berupa pandemi covid-19.

Hal tersebut juga senada dalam cita-cita PMI yang berperan dalam penanggulangan bencana pada suatu wilayah. 

“Jadi pada intinya mudah-mudahan dengan kolaborasi yang dilakukan bukan hanya dengan Forkompimda, tapi juga seluruh masyarakat kita bahu-membahu bersama-sama menjalankan Tupoksi,” pungkasnya. (GUN)

Related posts