PUSTAKA KOTA,Tangsel – Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan serta Program Prioritas, TB Ardi Januar, menegaskan pentingnya meningkatkan konsumsi ikan di tengah tantangan pangan global pada masa depan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) di Yayasan Pendidikan Darul Hikmah Pamulang, Minggu (8/3/2026).
Dalam paparannya, TB Ardi Januar menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tantangan besar terkait ketahanan pangan. Berdasarkan berbagai proyeksi global, jumlah penduduk dunia diperkirakan mencapai sekitar 10 miliar jiwa pada 2045.
Di sisi lain, lahan daratan yang tersedia untuk produksi pangan semakin terbatas. Banyak wilayah yang sebelumnya digunakan untuk pertanian kini beralih fungsi menjadi kawasan pembangunan, perumahan, dan gedung.
“Daratan kita semakin berkurang untuk ditanami karena banyak yang berubah menjadi kawasan pembangunan, perumahan, hingga gedung-gedung. Karena itu, harapan besar kita ke depan ada di laut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi kelautan yang sangat besar, termasuk dalam menyediakan sumber protein dari ikan.
Namun demikian, ia menilai tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih relatif tertinggal dibandingkan beberapa negara tetangga. Karena itu, sebagai staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, dirinya terus mendorong sosialisasi gerakan makan ikan kepada masyarakat.
“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi pertumbuhan anak-anak. Karena itu, kami terus mendorong gerakan makan ikan agar semakin membudaya di masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, TB Ardi Januar juga menyinggung program prioritas pemerintah, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di hadapan para siswa Yayasan Pendidikan Darul Hikmah, ia sempat menanyakan apakah program tersebut perlu dilanjutkan.
“Program Makan Bergizi Gratis ini harus diteruskan atau tidak?” tanyanya kepada para siswa.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab lantang oleh para siswa yang hadir.
“Lanjutkan!” jawab mereka secara serempak.
Menurut TB Ardi Januar, respons spontan tersebut menunjukkan bahwa program pemenuhan gizi bagi anak-anak mendapat dukungan luas dari generasi muda.
Ia berharap berbagai program peningkatan gizi, termasuk melalui konsumsi ikan, dapat menjadi bagian penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045. (Cep)
