PUSTAKA KOTA.Tangsel -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Muslim Betawi di Kota Tangerang Selatan menggelar tradisi munggahan sebagai bentuk persiapan menyambut ibadah puasa.
Tradisi munggahan tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu keluarga Betawi di kawasan Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (8/2/2025).
Munggahan merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Betawi yang dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, makan bersama, serta saling bermaafan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Tokoh keluarga sekaligus tuan rumah, Babeh Sabih, mengatakan bahwa tradisi munggahan menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarkeluarga.
“Melalui munggahan ini, kami bersyukur, berkumpul bersama keluarga, dan memohon agar diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan,” ujar Babeh Sabih.
Ia menambahkan bahwa tradisi munggahan juga menjadi momen penting untuk menyatukan keluarga di tengah kesibukan masing-masing anggota keluarga.
“Munggahan ini menjadi waktu berkumpul keluarga. Di tengah kesibukan masing-masing, kami meluangkan waktu setahun sekali agar bisa berkumpul melalui tradisi munggahan,” katanya.
Pelaksanaan munggahan digelar secara sederhana dengan kegiatan makan bersama, kemudian dilanjutkan dengan saling bermaafan sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
“Setelah makan bersama, kami saling bermaafan. Hal ini juga merupakan bagian dari rasa syukur,” tambahnya.
Babeh Sabih berharap tradisi munggahan dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Selain melestarikan budaya Betawi, tradisi ini dinilai mampu memperkuat tali silaturahmi dalam keluarga.
“Kami ingin tradisi munggahan tetap dijaga agar dapat diteruskan oleh generasi selanjutnya. Yang terpenting, silaturahmi tetap terjaga menjelang bulan suci Ramadan,” pungkasnya.(Red)
