Warga Ciputat Sukarela Serahkan Sajam ke Polisi untuk Cegah Tawuran

PUSTAKA KOTA,Tangsel — Warga di wilayah Ciputat secara sukarela menyerahkan sejumlah senjata tajam (sajam) kepada pihak kepolisian sebagai upaya mencegah potensi tawuran antarwarga.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyampaikan bahwa penyerahan sajam tersebut merupakan inisiatif langsung dari masyarakat setelah sebelumnya ditemukan adanya perselisihan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Read More

“Alhamdulillah ada inisiatif dari warga untuk menyerahkan senjata tajam kepada pihak kepolisian. Kami tentu mengapresiasi ini sebagai bentuk kesadaran masyarakat terhadap hukum,” ujar Boy Jumalolo , Selasa (17/3/2026)

Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini masih mengedepankan pendekatan preventif. Oleh karena itu, belum ada tindakan hukum yang diambil terhadap warga yang terlibat.

“Kita preventif dulu, tidak ada tindakan hukum. Kita beri ruang,” jelasnya.
Sejauh ini, polisi telah menerima lima senjata tajam yang diserahkan secara sukarela oleh warga.

Selain itu, pihak kepolisian juga belum menetapkan adanya warga yang berstatus sebagai pelaku atau berhadapan dengan proses hukum. Para remaja yang diduga terlibat rencananya akan diberikan pembinaan terlebih dahulu.

“Kita bina dulu. Ini kan inisiatif dari mereka yang secara sukarela menyerahkan sajam tersebut,” tambahnya.

Polisi juga memberikan batas waktu hingga esok hari bagi warga lain yang masih menyimpan senjata tajam untuk menyerahkannya secara sukarela. Setelah batas waktu tersebut, pihak kepolisian akan melakukan evaluasi untuk langkah selanjutnya.

“Kita beri waktu sampai besok atau 24 jam dari sekarang, Kalau besok tidak menyerahkan, nanti kita evaluasi lagi,” pungkas Kapolres. (Cep)

Related posts