19 Pendonor Darah Tangsel Terima Penghargaan PMI Banten

Sebanyak 19 pendonor darah sukarela asal Kota Tangsel menerima penghargaan PMI Provinsi Banten atas capaian 50 dan 75 kali donor darah, di Aula PMI Provinsi Banten.

PUSTAKA KOTA, Tangsel – Sebanyak 19 pendonor darah sukarela (PDS) asal Kota Tangsel menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten atas konsistensi mereka mendonorkan darah hingga 50 dan 75 kali.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Penghargaan Pendonor Darah Sukarela (PDS) 50 dan 75 Kali yang berlangsung di Aula PMI Provinsi Banten, pada Selasa (29/9/2026) lalu. 

Dari 19 pendonor asal Tangsel, sebanyak 15 orang tercatat telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali. Sementara empat pendonor lainnya mencapai 75 kali donor.

Kehadiran para pendonor tersebut difasilitasi PMI Kota Tangsel sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada masyarakat yang secara sukarela dan konsisten membantu menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah menyampaikan penghargaan kepada para pendonor yang terus menjaga komitmen kemanusiaan melalui donor darah.

“Setiap tetes darah yang diberikan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Ratu Tatu, ditulis Jumat (2/10/2026). 

Sementara salah satu penerima penghargaan asal Tangsel, Kurnia Fajar Adhi Sukra, mengapresiasi perhatian dan fasilitasi yang diberikan PMI Kota Tangsel kepada para pendonor.

“Terima kasih kepada Ibu Airin Rachmi Diany selaku Ketua PMI Kota Tangsel yang telah memfasilitasi kami para pendonor serta mengapresiasi kami sebagai pendonor setia,” kata Kurnia.

Bagi PMI Kota Tangsel, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi penanda jumlah donor yang telah dicapai. Lebih dari itu, penghargaan menjadi bentuk penghormatan atas konsistensi para pendonor dalam mendukung keberlangsungan stok darah bagi masyarakat.

Menjadi pendonor hingga puluhan kali merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kepedulian dan komitmen. Setiap kali donor dilakukan, ada harapan yang dititipkan bagi pasien yang tengah menjalani perawatan dan membutuhkan transfusi darah.

PMI Kota Tangsel berharap apresiasi tersebut dapat menjaga semangat para pendonor sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela.

Donor darah, pada akhirnya, bukan sekadar aktivitas rutin. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dari perjuangan seseorang untuk kembali sehat. (Adv)