Dinkes Tangsel Pastikan Layanan Kesehatan Siaga Selama Arus Mudik Idulfitri 2026

Petugas Dinkes Kota Tangsel memeriksa perlengkapan medis di posko kesehatan jelang arus mudik Lebaran 2026. Dinkes Tangsel menyiagakan puskesmas, rumah sakit, dan posko kesehatan di sejumlah titik untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.

PUSTAKA KOTA, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui dinas kesehatan (Dinkes) memastikan layanan medis tetap optimal selama periode arus mudik dan libur perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pihaknya telah menyiagakan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang, termasuk bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Read More

“Kesiapsiagaan ini untuk mengantisipasi potensi kegawatdaruratan selama Lebaran. Kami memastikan puskesmas dan rumah sakit tetap melayani masyarakat,” kata Allin, Senin (16/3/2026).

Allin menjelaskan, Dinkes Kota Tangsel juga mendirikan enam posko pelayanan kesehatan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut berada di Fly Over Ciputat, Pamulang Square, Muncul, Bintaro Sektor 7, Living World Alam Sutera, dan German Centre.

“Posko kesehatan tersebut akan beroperasi pada 14–27 Maret 2026 dengan dukungan sekitar 540 personel tenaga kesehatan dan 84 unit ambulans,” tuturnya.

Menurut Allin, posko pelayanan akan dibagi menjadi dua hingga tiga shift. Khusus pada 20 dan 21 Maret, pelayanan dilakukan dalam tiga shift dengan dukungan 54 personel dan enam unit ambulans.

Sementara pada hari lainnya, posko beroperasi dalam dua shift dengan 36 personel dan enam ambulans.

Selain itu, Allin menerangkan, Dinkes Kota Tangsel juga menyiagakan layanan Pusat Krisis Kesehatan (PSC) 119, rumah sakit, serta puskesmas yang tetap memberikan layanan kegawatdaruratan selama periode libur.

“Kami juga memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, alat kesehatan, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai dalam kondisi cukup,” ujarnya.

Guna memastikan kesiapan pelayanan, Allin berujar, Dinkes Kota Tangsel berkoordinasi dengan berbagai instansi, antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Koordinasi tersebut dilakukan melalui pusat komando guna memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Allin juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama masa libur Lebaran, termasuk menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari aktivitas berisiko tinggi.

“Apabila membutuhkan pertolongan kesehatan, masyarakat dapat menghubungi layanan gawat darurat PSC 119 atau nomor 081320656119,” sebutnya.

Adapun jadwal pelayanan puskesmas selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah.

Pada 16–17 Maret 2026, puskesmas non-rawat inap buka pukul 08.00–14.00 untuk pelayanan poli dan UGD. Sementara puskesmas rawat inap beroperasi selama 24 jam.

Pada 18 Maret 2026 yang merupakan cuti bersama Nyepi, puskesmas non-rawat inap hanya melayani UGD pukul 08.00–14.00, sedangkan puskesmas rawat inap tetap melayani UGD selama 24 jam.

Pada 19 Maret 2026 atau Hari Raya Nyepi, puskesmas non-rawat inap libur, sementara puskesmas rawat inap tetap melayani UGD 24 jam.

Selanjutnya pada 20 Maret 2026 (cuti bersama Idulfitri), puskesmas non-rawat inap hanya melayani UGD pukul 08.00–14.00, sedangkan puskesmas rawat inap tetap melayani UGD 24 jam.

Pada 21–22 Maret 2026 atau Hari Raya Idulfitri, puskesmas non-rawat inap libur dan puskesmas rawat inap tetap membuka layanan UGD selama 24 jam.

Kemudian pada 23–24 Maret 2026 (cuti bersama), puskesmas non-rawat inap melayani UGD pukul 07.30–14.00, sedangkan puskesmas rawat inap tetap beroperasi selama 24 jam.

Adapun pada 25–28 Maret 2026, puskesmas non-rawat inap kembali buka pukul 07.30–14.00 untuk pelayanan poli dan UGD, sementara puskesmas rawat inap tetap beroperasi 24 jam. (Gun)

Related posts