Jelang Ramadan, Polisi Musnahkan Ratusan Senjata Tajam, dan Miras di Ciputat Timur.

PUSTAKA KOTA.Tangsel-Polsek Ciputat Timur bersama TNI Koramil 05 Ciputat dan unsur pemerintahan Kecamatan Ciputat serta Ciputat Timur menggelar pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Jaya 2026 serta penyerahan masyarakat.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 115 senjata tajam berbagai jenis, 15 stik golf  yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran remaja serta 200 botol minuman keras berbagai merek.

Read More

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga, termasuk pada malam hari.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan barang bukti tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang turut menyerahkan benda berbahaya kepada petugas.

“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang Ramadan ketika aktivitas masyarakat pada malam hari meningkat,” tegasnya, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, momentum Ramadan harus dijaga sebagai waktu untuk memperkuat kebersamaan dan ketertiban, bukan justru diwarnai tindakan kekerasan maupun perilaku yang meresahkan lingkungan. Karena itu, kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari, serta mengarahkan mereka pada kegiatan positif.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menyimpan, membawa, atau menggunakan senjata tajam tanpa kepentingan yang sah, serta menjauhi konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu tindakan kriminal maupun konflik sosial.

“Kami mengajak orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya serta mengarahkan pada kegiatan positif, dan kepada seluruh warga agar tidak menyimpan atau membawa senjata tajam tanpa kepentingan yang sah serta menjauhi minuman keras demi menjaga ketertiban bersama,” imbaunya.

Tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat turut menyatakan dukungan terhadap langkah aparat sebagai bentuk upaya bersama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif selama Ramadan.

Dengan sinergi aparat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Tangerang Selatan tetap terjaga sehingga warga dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.(Cep)

Related posts