Jenazah Pekerja Jembatan yang Tenggelam di Sungai Cisadane Akhirnya Ditemukan

Tim Gabungan BPBD Tangsel

PUSTAKA KOTA.Tangsel –Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jenazah seorang pekerja jembatan yang diduga tenggelam di Sungai Cisadane. Korban ditemukan pada Rabu pagi (4/2/2026) di kawasan Sumur Tujuh, bawah Pasar Purna, Kelurahan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Korban diketahui bernama Frangki A (29), seorang pekerja proyek jembatan. Ia dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane pada Minggu malam (1/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB saat sedang lembur memasang baut jembatan di Jembatan Leuwiranji, Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

“Menurut keterangan saksi sekaligus rekan kerja korban, Anang alias Aray (33), korban terpeleset dan langsung terseret arus sungai” Terang Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan.Rabu (4/2/2026)

Pencarian dilakukan sejak hari pertama oleh Tim SAR Gabungan dan diperluas hingga hari ketiga dengan metode pengamatan visual menyusuri aliran Sungai Cisadane. Area pencarian dimulai dari Jembatan Cisadane Keranggan, Kecamatan Setu, hingga wilayah Serpong.

Sekitar pukul 08.10 WIB, Tim SAR menerima laporan dari masyarakat yang melihat sesosok jenazah mengambang di Sungai Cisadane, tepatnya di bawah Sumur Tujuh dekat jagal sapi Pasar Purna. Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan oleh BASARNAS dan BPBD Kabupaten Bogor.

Tak lama berselang, sekitar pukul 08.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi oleh BASARNAS Bogor bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Tangerang Selatan, BPBD Kabupaten Bogor, Polsek Gunung Sindur, TRANTIB Kecamatan Gunung Sindur, relawan, dan warga setempat.

Baca Juga:Pencarian Korban Diduga Tenggelam di Sungai Cisadane Masuki Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Lakukan Penebalan

Lebih lanjut Dian Wiryawan, mengatakan pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur sejak hari pertama kejadian.

“Sejak menerima laporan kejadian, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian dan penebalan area dari hari pertama hingga hari ketiga. Alhamdulillah, korban akhirnya berhasil ditemukan berkat sinergi seluruh unsur dan informasi dari masyarakat,” ujar Dian Wiryawan.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke rumah duka di Sulawesi.

Pihak Tim SAR Gabungan menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur dan masyarakat yang telah membantu selama proses pencarian. (Red)