Cerita Baru SDN Sawah 01 Ciputat, Sekolah yang Pernah Rapuh, Kini Menumbuhkan Harapan

Ruang SDN Sawah 01 Ciputat Yang Kembali Menumbuhkan Harapan dan Semangat Baru Bagi Guru dan Siswa

PUSTAKA KOTA, Tangsel – 50 tahun lamanya, hujan bukan sekadar membawa kesejukan bagi UPTD SD negeri Sawah 01 di Ciputat. Ia datang bersama kecemasan.

Genangan air yang merambat ke ruang kelas, plafon yang rapuh, dinding lembap yang menyimpan usia, semua menjadi saksi bisu bagaimana guru dan murid bertahan demi sebuah proses aktivitas belajar mengajar.

Di sekolah itulah seorang guru kelas 1 SD negeri Sawah 01, Mulyani, yang telah menanamkan ilmu dan harapan selama lebih dari tiga dekade menceritakan kenangannya.

Mulyani melihat generasi demi generasi datang dan pergi, di ruang kelas yang sama, dengan kondisi bangunan yang kian menua. Namun semangat mengajarnya demi mencerdaskan anak bangsa tak pernah runtuh.

Hari ini, cerita itu perlahan berubah. SD negeri Sawah 01 kini berdiri dengan gedung yang kokoh dan fasilitas pembelajaran yang lebih manusiawi. Ruang-ruang kelas tak lagi dihantui retakan dinding atau robohnya plafon, melainkan dipenuhi cahaya, kerapian, dan harapan.

“Dengan adanya gedung baru, tentunya menjadi semangat baru bagi guru dan siswa untuk menjalankan proses pembelajaran yang lebih maksimal,” ujar Mulyani, Senin (9/2/2026).

Bagi dirinya dan para guru, bangunan baru ini bukan sekadar tembok dan atap, juga merupakan energi baru. Tempat di mana semangat mengajar tumbuh kembali, dan rasa aman menjadi bagian dari proses belajar.

“Gedung baru ini memberi kami semangat baru. Anak-anak pun terlihat lebih antusias,” ucapnya.

Mulyani menuturkan, perubahan juga terasa dalam cara belajar. Setiap kelas kini dilengkapi teknologi pembelajaran yang memungkinkan materi disampaikan lebih hidup. Proyektor menggantikan papan tulis yang kusam, gambar dan video membantu anak-anak memahami dunia dengan cara yang lebih dekat dengan zaman mereka.

Senada, seorang guru PJOK, Arief, melihat fasilitas ini sebagai pintu menuju masa depan. Ruang komputer, toilet yang layak, ruang guru yang nyaman, hingga ruang serbaguna membuka peluang kegiatan sekolah yang lebih beragam.

Baginya, sekolah tak hanya mengejar nilai, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan karakter siswa.

Kini, menurutnya, seluruh siswa dapat belajar di pagi hari. Tidak lagi terbagi oleh keterbatasan ruang, suasana sekolah pun terasa lebih tenang, lebih tertata, lebih ramah bagi anak-anak.

Di balik bangunan baru itu, tersimpan harapan sederhana para guru agar semakin banyak orang tua mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SD negeri Sawah 01, dan hasil belajar terus bertumbuh seiring waktu.

“Kami berharap murid bertambah, dan anak-anak kami tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” tutur Arief.

Rasa syukur pun terus mengalir, tenaga pendidik menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang telah menghadirkan perubahan nyata di sekolah mereka.

Kini, ketika hujan turun, tak ada lagi kecemasan berlarut, yang tersisa hanyalah bunyi tetes air di luar jendela bercampur kebahagiaan yang tampak dari semburat senyum bibir anak-anak yang belajar di ruang kelas baru.

SD negeri Sawah 01 telah menemukan kembali masa depannya, dan di sanalah harapan generasi bangsa dapat tumbuh. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *