PUSTAKA KOTA, Tangsel – Karya Syifa Nabilah Azhari terpilih sebagai pemenang sayembara desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), melalui ajang Ngelogoin Tangsel 2026.
Logo tersebut akan digunakan sebagai identitas visual dalam rangkaian peringatan HUT ke-18 Kota Tangsel yang mengusung tema “Langkah Besar Sang Juara”.
Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan mengatakan, Ngelogoin Tangsel menjadi ruang bagi para desainer untuk menuangkan kreativitas sekaligus menerjemahkan karakter dan semangat Kota Tangsel melalui karya visual.
“Dari tahun ke tahun hasilnya sangat membanggakan. Dibuka untuk Tangerang Raya, ternyata makin banyak orang-orang hebat, desainer-desainer hebat dengan hasil yang menurut saya dan Pak Wali Kota (Benyamin Davnie) sangat mengagumkan,” kata Pilar, ditulis Rabu (7/10/2026).
Pilar menjelaskan, pada Ngelogoin Tangsel 2026, sebanyak 81 karya desain logo yang dikirim peserta mengikuti tahapan seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, 54 karya dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
Ia melanjutkan, proses seleksi kemudian mengerucut hingga menghasilkan empat karya terbaik. Keempat finalis tersebut selanjutnya mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri.
“Kami libatkan unsur Pemkot Tangsel, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, serta akademisi dan praktisi DKV dalam dewan juri,” ucapnya.
Pilar mengatakan, penilaian tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika atau tampilan visual. Setiap karya dinilai dari kemampuannya menerjemahkan identitas, karakter, dan semangat Kota Tangerang Selatan yang memasuki usia ke-18.
“Kita ingin sesuatu yang lebih kritis, desain yang spesifik, yang benar-benar memiliki arti mewakili Kota Tangerang Selatan di usianya ke-18 tahun ini,” pungkasnya.
Dari hasil penjurian tersebut, karya Syifa Nabilah Azhari ditetapkan sebagai pemenang Ngelogoin Tangsel 2026.
Pilar mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti sayembara tersebut. Menurut dia, karya-karya yang masuk menunjukkan potensi dan kreativitas para desainer, khususnya dari wilayah Tangerang Raya.
“Jangan pernah lelah untuk selalu berkreasi. Kalian punya hobi yang sangat luar biasa. Kalian sudah terbukti menjadi finalis,” pintanya.
Ia berharap Ngelogoin Tangsel tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para desainer untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, dan membangun portofolio melalui karya yang memiliki relevansi dengan perkembangan Kota Tangsel.
“Ini adalah ruang untuk mempertajam intuisi Anda dalam sebuah desain. Intuisi itu harus selalu diasah, kalau tidak diasah, tidak dilatih, itu tidak akan menjadi seorang desainer yang hebat,” tuturnya.
Dengan terpilihnya karya Syifa, logo Ngelogoin Tangsel 2026 selanjutnya digunakan dalam berbagai kegiatan dan materi komunikasi visual untuk memperingati HUT ke-18 Kota Tangsel. (Adv)
