DKPPP Tangsel Pastikan Cek Kesehatan Hewan Kurban Gratis di Semua Lapak

DKPPP Tangsel memastikan pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan kurban pada perayaan Iduladha 2026 di lapak musiman maupun masjid dilakukan secara gratis.

PUSTAKA KOTA, Tangsel – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui dinas ketahanan pangan, pertanian dan perikanan (DKPPP) memastikan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak penjualan dilakukan secara gratis.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) DKPPP Tangsel, Pipit Surya Yuniar mengatakan, pengawasan hewan kurban dilakukan bersama bidang peternakan dengan menyisir lapak-lapak musiman yang mulai bermunculan di sejumlah wilayah Tangsel.

Read More

“Untuk pengawasan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak, kami sudah mulai melakukan penyisiran sejak beberapa hari lalu,” kata Pipit, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, sejumlah pedagang bahkan aktif melapor dan meminta pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban yang dijual di lapaknya.

Pipit menegaskan, layanan pemeriksaan kesehatan tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pelayanan pemerintah untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan laik kurban.

“Untuk lapak-lapak kita selalu keliling dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan, dan itu masih gratis. Belum ada retribusinya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan guna meminimalisir potensi penjualan hewan sakit, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban.

Pipit menuturkan, dari laporan yang diterima pada 30 April 2026, tercatat sekitar 1.300 ekor hewan kurban telah masuk ke Tangsel. Mayoritas berasal dari Jawa Timur, NTB dan Lampung.

“Data kami diperoleh melalui aplikasi lalu lintas ternak ISIKHNAS milik Kementerian Pertanian yang mencatat pergerakan hewan ternak antarwilayah,” sebutnya.

Meski demikian, jumlah tersebut dinilai masih belum menggambarkan keseluruhan hewan kurban yang akan masuk ke Tangsel menjelang Iduladha. Sebab, pada periode yang sama tahun lalu, jumlah hewan yang masuk tercatat mencapai lebih dari 20 ribu ekor.

Selain pengawasan kesehatan, Pipit bilang, DKPPP Tangsel juga terus mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti PMK dan LSD.

Pipit memastikan, kasus LSD di Tangsel masih nihil. Sementara untuk PMK, vaksinasi masih rutin dilakukan terhadap ternak lokal.

“Kalau untuk PMK, kami masih rutin vaksinasi. Sampai April ini sudah sekitar 250 ekor yang divaksin,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hewan kurban yang masuk dari luar daerah pada umumnya sudah mendapatkan vaksinasi dari daerah asal sebelum dikirim ke Tangsel.

“Sejauh ini, belum ditemukan hewan kurban yang tidak layak jual di lapak musiman. Namun, ada beberapa sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat perjalanan jauh dan dapat kembali pulih setelah diberikan vitamin maupun suplemen,” katanya. (Gun)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *