PUSTAKA KOTA, Tangsel – Ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia Kota Tangerang Selatan (PMI Tangsel) mulai berangsur aman pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal ini seiring meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah.
Wakil Kepala UDD PMI Tangsel, Rizka Dwipa Anggana melalui sambungan telepon genggamnya menyampaikan, bahwa pihaknya terus mengoptimalkan layanan donor darah, termasuk melalui mobil unit yang disebar ke berbagai titik.
“Alhamdulillah, hari ini saja kami mendapatkan sekitar 650 kantong darah dari kegiatan donor,” kata Rizka, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan capaian dalam satu hari, yang menunjukkan tren peningkatan signifikan dibanding sebelum pasca Lebaran.
Sebelumnya, ia bilang, perolehan kantong darah sempat berada di kisaran 300 hingga 400 kantong per hari dan langsung terserap untuk memenuhi kebutuhan pasien.
Meski demikian, Rizka mengakui bahwa kondisi stok darah sempat mengalami keterbatasan usai libur panjang. Namun, PMI Tangsel terus berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan darah di fasilitas kesehatan.
“Memang sempat agak minim, tapi permintaan tetap bisa kami penuhi. Sekarang kami fokus untuk mengamankan stok ke depan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas stok darah di wilayah Tangerang Selatan.
“Partisipasi masyarakat sudah sangat bagus, tinggal terus diingatkan agar rutin donor darah,” katanya.
PMI Tangsel pun mengimbau masyarakat untuk terus mendonorkan darah secara berkala guna memastikan ketersediaan stok tetap aman, terutama untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit. (Adv)





