PUSTAKA KOTA, Tangsel — Kabar baik bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mulai 25 Mei 2026, layanan bedah onkologi atau penanganan bedah kanker kini resmi tersedia di RSU Kota Tangsel dan sudah dapat dilayani menggunakan BPJS Kesehatan.
Layanan tersebut ditangani langsung oleh dokter subspesialis bedah onkologi, dr. Randi Dwiyanto, Sp.B, Subsp.Onk (K).
dr. Randi menjelaskan, pelayanan bedah onkologi mencakup penanganan tumor solid, baik jinak maupun ganas atau kanker. Kasus yang ditangani meliputi kanker payudara, tumor tiroid atau kelenjar gondok, kanker kelenjar liur, kanker rongga mulut seperti kanker lidah, kanker kulit, hingga tumor jaringan lunak atau sarkoma di area tangan maupun kaki.
“Kasus yang paling banyak adalah kanker payudara. Selain itu juga ada tumor tiroid, kanker rongga mulut, kanker kulit, hingga sarkoma jaringan lunak,” ungkapnya, Selasa (26/5/2026).
Ia mengatakan, kehadiran layanan ini menjadi langkah penting karena selama ini pasien kanker di Tangsel umumnya harus dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas bedah onkologi, seperti RSUP Fatmawati maupun RS Kanker Dharmais.
Kini, lanjutnya, pasien dengan kasus tumor maupun kanker sudah dapat langsung dirujuk ke RSU Tangsel, bahkan langsung dari puskesmas melalui sistem BPJS yang sudah terintegrasi.
“Kalau sebelumnya pasien biasanya harus melalui dokter bedah umum terlebih dahulu, sekarang sudah bisa langsung dirujuk dari puskesmas ke layanan bedah onkologi di RSU Tangsel,” jelasnya.
Menurut dr. Randi, bedah onkologi berbeda dengan bedah umum karena fokus menangani penyakit tumor dan kanker secara khusus, mulai dari diagnosis hingga tindakan operasi yang memastikan jaringan kanker benar-benar terangkat secara optimal.
Dalam proses penanganan pasien, ia menambahkan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan radiologi seperti USG. Jika dicurigai mengarah pada kanker, maka dilanjutkan dengan tindakan biopsi menggunakan jarum khusus untuk memastikan apakah tumor bersifat jinak atau ganas.
“Tidak semua benjolan itu kanker. Karena itu penting dilakukan pemeriksaan lebih dini agar bisa diketahui sejak awal,” katanya.
Ia menegaskan, deteksi dini menjadi kunci utama dalam meningkatkan angka kesembuhan pasien kanker. Sebab, banyak pasien datang ke rumah sakit ketika kondisi sudah memasuki stadium lanjut.
“Semakin cepat ditemukan dan ditangani, maka peluang kesembuhan pasien akan semakin tinggi,” tuturnya.
Saat ini, dr. Randi memaparkan, RSU Tangsel telah memiliki fasilitas penunjang seperti ruang operasi, dokter spesialis patologi anatomi, hingga CT Scan yang mendukung pelayanan bedah onkologi.
Ke depan, RSU Tangsel juga akan mendapatkan tambahan fasilitas penanganan kanker melalui program KJSU dari Kementerian Kesehatan, berupa alat imunohistokimia, mamografi, hingga layanan kemoterapi.
“Sambil menunggu fasilitas tambahan dari Kementerian Kesehatan, saat ini pelayanan yang sudah bisa dilakukan adalah tindakan operasi kanker di RSU Tangsel,” tutupnya. (Adv)





