PUSTAKA KOTA, Tangsel — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti Aksi Jumat Bersih yang digelar di kawasan perkantoran Taman Tekno Widya, Serpong, pada Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Kecamatan Serpong, Kelurahan Ciater, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong, serta PMI Kota Tangsel.
Kepala Markas PMI Kota Tangsel, Selamet Purnama, mengatakan keikutsertaan PMI merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026.
“Aksi Jumat Bersih ini menjadi bagian dari kesiapan menghadapi potensi kekeringan pada 2026 di Kota Tangsel, oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu bersama-sama menjaga lingkungan tetap bersih dan asri,” kata Selamet.
Menurut dia, kebersihan lingkungan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi berbagai risiko kesehatan maupun dampak yang ditimbulkan akibat perubahan iklim.
Sementara salah seorang warga Ciater, Ani, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi gotong royong seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kegiatan seperti ini sangat baik. Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Tangsel sebelumnya telah menerbitkan Instruksi Wali Kota Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Banten Bersih. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah mendorong pelaksanaan gotong royong membersihkan lingkungan secara masif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Aksi Jumat Bersih di Taman Tekno Widya menjadi salah satu implementasi dari instruksi tersebut. Pemerintah berharap kolaborasi antara perangkat daerah, lembaga kemanusiaan, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim. (Adv)





