PUSTAKA KOTA.Tangsel – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga yang tengah berduka, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo bersama Ketua Cabang Bhayangkari Tangerang Selatan melaksanakan takziah sekaligus menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum pelajar SMPN 34 Kota Tangerang, Minggu (11/10/2026), pukul 14.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul peristiwa kecelakaan yang menyebabkan dua pelajar SMP meninggal dunia setelah diduga mengalami pengejaran oleh sekelompok pelajar lain.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tangsel didampingi Kapolsek Serpong Kompol Suhardono beserta jajaran. Rombongan mengunjungi kediaman masing-masing keluarga almarhum yang berada di wilayah Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Kedatangan Kapolres Tangsel bersama rombongan disambut oleh pihak keluarga korban. Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi, keluarga besar Polres Tangerang Selatan, dan Bhayangkari, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kapolres Tangsel menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah keluarga korban merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami turut merasakan duka yang dialami keluarga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar AKBP Boy Jumalolo.
Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolres Tangsel juga menegaskan komitmen jajarannya untuk menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara profesional, objektif, dan transparan. Apabila ditemukan pihak-pihak yang terbukti terlibat, tentu akan diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, demi memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga,” tegasnya.
Penyerahan tali asih dalam kunjungan tersebut diharapkan dapat membantu serta memberikan dukungan moril bagi keluarga korban di tengah suasana duka. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri dan Bhayangkari dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Di sisi lain, Polres Tangerang Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk meningkatkan kepedulian serta pengawasan terhadap pergaulan anak-anak dan remaja.
Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kekerasan di kalangan pelajar serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi generasi muda.
Melalui kegiatan takziah ini, Polres Tangsel berharap keluarga korban mendapatkan dukungan dan kekuatan, sementara proses penanganan perkara dapat berjalan sesuai hukum demi terwujudnya keadilan bagi para korban. (Cep)





