
Tangsel, Pustaka Kota- Kepolisian Resor Tangerang Selatan bersama jajaran Polsek Serpong menggelar doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 Polsek Serpong. Acara ini juga difokuskan untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis yang hilang saat bertugas meliput bencana di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Muchammad Tri Yandi Permana, mengatakan kegiatan ini dihadiri perwakilan anak yatim piatu dari seluruh kelurahan di Kecamatan Serpong. Selain memberikan santunan, jajaran kepolisian, pimpinan agama, dan masyarakat memanjatkan doa agar para awak media yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Hari ini selain memberikan santunan anak yatim maupun piatu, kita juga doa bersama agar rekan-rekan media yang saat ini masih dalam pencarian ditemukan dalam kondisi selamat dan segera dapat memberikan kabar kepada keluarga,” ujar Tri di Polsek Serpong, Jumat, (11/9).
Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Kartomi Hamzah yang memimpin doa mengapresiasi sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya melibatkan anak yatim dalam doa bersama, karena ketulusan dan kesucian hati mereka diyakini lebih mudah diijabah oleh Allah SWT.
Kartomi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga korban agar terus memanjatkan doa, baik untuk keselamatan para jurnalis maupun kemudahan bagi tim yang tengah bertugas di lapangan.
“Saya berpesan kepada keluarga untuk terus berdoa dan mendoakan para petugas yang mencari agar dimudahkan. Jika wafat dalam tugas kebaikan, insyaallah mereka bernilai syahid dan berada dalam kebaikan,” tutur Kartomi.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang di kawasan Gunung Anak Krakatau masih terus dilakukan oleh tim gabungan.



