
Tangsel, Pustaka Kota- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengajak para remaja untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai upaya menjaga kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan zaman.Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat membuka Seminar Kesehatan Remaja yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel.
Menurut Benyamin, kesehatan mental menjadi salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama akibat perubahan pola interaksi sosial yang semakin bergeser ke ruang digital.
“Kesehatan mental sangat berpengaruh terhadap masa depan anak-anak. Karena itu, hal ini harus benar-benar dijaga sejak sekarang,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi telah mengubah cara remaja beraktivitas dan berkomunikasi. Jika dulu anak-anak lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan keluarga maupun teman sebaya, kini sebagian besar komunikasi dilakukan melalui telepon genggam dan media sosial.
Benyamin menilai kondisi tersebut perlu disikapi dengan bijak agar tidak mengurangi kualitas hubungan dalam keluarga. Ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi langsung dengan orang tua dan anggota keluarga di rumah.
“Sering kali kita lebih nyaman bercerita kepada teman di media sosial, padahal orang tua dan keluarga ada di dekat kita. Komunikasi yang baik di lingkungan keluarga juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mental,” katanya.
Selain bijak menggunakan teknologi, Benyamin juga mendorong para remaja untuk memiliki nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut mencakup kejujuran, kedisiplinan, semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
“Setiap anak harus memiliki prinsip dan nilai dalam hidup. Jangan sampai kehilangan arah karena tidak memiliki pegangan yang kuat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mengambil keputusan yang tepat. Menurutnya, setiap pilihan yang diambil remaja akan membawa konsekuensi yang perlu dipertimbangkan secara matang.Kemampuan memahami risiko dan dampak dari setiap keputusan, lanjut Benyamin, merupakan bagian dari pembentukan karakter sekaligus langkah penting dalam menjaga kesehatan mental.
Dalam kesempatan itu, Benyamin turut mengingatkan para remaja untuk menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti tindak kekerasan, penyalahgunaan senjata tajam, hingga pergaulan yang dapat merugikan masa depan mereka.
“Setiap orang memiliki pilihan dalam hidupnya. Karena itu, pilihlah keputusan yang baik dan bermanfaat untuk masa depan,” tegasnya.
Benyamin menambahkan, menjaga kesehatan mental remaja bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan membutuhkan peran bersama dari keluarga, sekolah, dan pemerintah.
Menurutnya, sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat, baik secara fisik maupun mental.
“Orang tua, guru, dan pemerintah harus berjalan bersama dalam memberikan perlindungan serta pendampingan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter,” pungkasnya.





