PUSTAKA KOTA, Tangsel – Pemerintah Kota melalui Dinas Pariwisata bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026.
Kompetisi ini menjadi upaya menghadirkan motif batik yang merepresentasikan identitas, sejarah, budaya, serta kekayaan lokal dari kota otonom termuda di Provinsi Banten ini.
Sayembara tersebut terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia dan tidak dipungut biaya pendaftaran. Selain menjadi ajang kreativitas, kompetisi ini diharapkan melahirkan motif batik yang nantinya dapat menjadi identitas resmi Kota Tangsel.
Ketua Dekranasda Kota Tangsel RR Truetami Ajeng mengatakan, batik merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofis sekaligus menjadi identitas suatu daerah. Karena itu, keterlibatan masyarakat dinilai penting dalam melahirkan motif batik khas yang dapat dibanggakan bersama.
“Melalui sayembara ini, kami ingin mengajak para desainer, pelaku ekonomi kreatif, maupun masyarakat luas untuk bersama-sama melahirkan motif batik yang mencerminkan karakter dan jati diri Kota Tangerang Selatan. Harapannya, karya terbaik nantinya dapat menjadi identitas daerah sekaligus memperkaya khazanah batik Indonesia,” tuturnya, dikutip Jumat (7/8/2026).
Menurut dia, batik tidak sekadar menjadi karya seni, tetapi juga media yang mampu merekam sejarah, budaya, hingga nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, ia bilang, karya yang dihasilkan diharapkan memiliki filosofi yang kuat dan dapat diterapkan sebagai batik khas Kota Tangsel.
“Yang kami cari bukan hanya desain yang indah secara visual, tetapi juga motif yang memiliki makna, mengangkat kekayaan lokal, dan dapat diterapkan secara nyata sebagai batik khas Kota Tangerang Selatan,” katanya.
Ajeng berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan karya yang tidak hanya menjadi pemenang sayembara, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Kota Tangsel.
“Semoga sayembara ini menjadi wadah lahirnya karya-karya terbaik yang nantinya dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tangsel dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ucapnya.
Pendaftaran sayembara telah dibuka sejak 20 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 19 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Persyaratan peserta
Sayembara terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki identitas diri yang masih berlaku, seperti KTP, KIA, SIM, KTA, atau KTM. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu desain dan tidak dikenakan biaya pendaftaran.
Pendaftaran dilakukan melalui formulir yang telah disediakan dengan melampirkan surat pernyataan keaslian desain bermeterai Rp 10.000, foto identitas, filosofi desain, serta contoh sketsa busana kerja pria dan wanita. Peserta juga diwajibkan mengikuti akun Instagram @dispartangerangselatan dan @dekranasda_tangsel.
Ketentuan desain
Tema utama desain wajib mengangkat Bunga Anggrek Tangsel dan/atau Rumah Blandongan. Selain itu, karya harus memuat unsur khas Kota Tangsel, seperti budaya dan kearifan lokal, sejarah wilayah, flora dan fauna, landmark atau bangunan ikonik, maupun kuliner.
Desain yang dikirim harus orisinal, belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain, tidak menjiplak, serta tidak dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Setiap karya wajib disertai penjelasan filosofi maksimal 500 kata yang memuat judul, makna desain, filosofi motif, keterkaitannya dengan Kota Tangerang Selatan, serta makna penggunaan warna.
Karya dibuat dalam ukuran A3 dengan resolusi minimal 300 dpi dalam format PDF. Desain juga harus dapat diaplikasikan pada kain berukuran 2,30 meter x 1,15 meter dan memungkinkan diproduksi menggunakan teknik batik tulis, cap, print, sablon, maupun kombinasi.
Selain itu, peserta diwajibkan menyertakan video dokumentasi proses pembuatan desain berdurasi maksimal satu menit dengan ukuran file tidak lebih dari 100 MB.
Ajeng mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi dan menghadirkan karya terbaik.
“Jangan lewatkan kesempatan ini. Mari bersama-sama menciptakan motif batik yang tidak hanya menjadi karya pemenang sayembara, tetapi juga menjadi identitas budaya dan kebanggaan Kota Tangerang Selatan,” pungkasnya. (Adv)
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/pendaftaransayembaradesainbatikkhastangsel2026.





