Pemkot Tangsel Siap Bantu Keluarga Jurnalis Serpong yang Hilang Kontak di Selat Sunda

PUSTAKA KOTA,Tangsel- Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan siap memberikan bantuan kepada keluarga jurnalis asal Serpong, Donal Husni, yang hingga kini masih dalam proses pencarian setelah hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan Pemkot Tangsel turut prihatin atas musibah yang dialami para jurnalis dan awak kapal tersebut.

Read More

“Kami tentu turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah Kota Tangerang Selatan siap membantu keluarga korban sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan,” kata Pilar, Jumat (11/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan doa bersama yang digelar sejumlah organisasi wartawan yaitu IJTI , PFI (Pewarta Foto Indonesia) Tangerang dan PWI serta KOTRET (Komunitas Taman Potret) setelah pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, BSD

Dalam kegiatan itu turut hadir istri Donal Husni, salah seorang jurnalis yang masih dalam proses pencarian dan diketahui merupakan warga Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel siap memberikan pendampingan serta berbagai bentuk dukungan yang dibutuhkan oleh keluarga.

Bantuan tersebut, kata dia, termasuk layanan konseling dan pendampingan bagi keluarga yang terdampak.

Pemkot Tangsel juga terus berkoordinasi dengan Basarnas untuk memantau perkembangan proses pencarian dan menunggu arahan terkait bantuan yang dapat diberikan pemerintah daerah.

Meski Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel belum memiliki tim khusus untuk melakukan operasi pencarian di laut maupun udara, pemerintah daerah memastikan kesiapan membantu selama 24 jam apabila dibutuhkan.

“Kami berharap lima jurnalis dan seluruh awak kapal yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kelancaran proses pencarian,” ujar Pilar.

Sebelumnya, rombongan berjumlah delapan orang berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.Komunikasi terakhir antara rombongan tersebut dengan jurnalis di Lampung terjadi sekitar pukul 14.42 WIB.

Kapal tersebut membawa delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis, seorang kapten kapal, seorang anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.

Adapun delapan orang yang berada di dalam kapal tersebut adalah Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, Heriyanto sebagai pemandu, M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Hingga kini, proses pencarian terhadap para jurnalis dan awak kapal tersebut masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (Cep)

Related posts