PUSTAKA KOTA. Tangsel – Pihak Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan kegiatan belajar mengajar pendidikan TK Islam Pembangunan (TKIP) dan SD Islam Pembangunan (SDIP) Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. tetap berjalan normal di tengah persoalan yang sedang berlangsung. Yayasan juga menyebut telah memperoleh jaminan dari sejumlah pemangku kewenangan bahwa legalitas ijazah siswa tidak akan terdampak.
Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah Ilham Aufa mengatakan, komunikasi mengenai keberlangsungan pendidikan siswa telah dilakukan dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Wali Kota Tangerang Selatan, dan Gubernur Banten.
“Mereka menjamin 100 persen anak-anak, ijazahnya, legalitasnya tidak akan terganggu,” jelas Ilham Aufa. Selasa (8/9/2026)
Pernyataan tersebut, menurut pihak yayasan, merupakan hasil komunikasi dengan para pemangku kebijakan terkait, bukan semata-mata klaim dari pihak yayasan.
Ia mengatakan, pemerintah dan pihak terkait telah menempatkan kepentingan siswa sebagai prioritas agar persoalan antara yayasan dan pihak lain tidak mengganggu proses pendidikan.
“Yang dikedepankan ini harus anak-anak. Jangan sampai mereka terdampak terhadap persoalan yang ada,” katanya.
Selain pemerintah daerah, pihak yayasan menyebut Dewan Pendidikan Tangerang Selatan dan DPRD Tangerang Selatan juga telah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan siswa.
Pihak yayasan juga menyampaikan bahwa Komnas Perlindungan Anak telah menekankan pentingnya memastikan anak-anak tetap dapat bersekolah dalam kondisi aman dan nyaman, sementara persoalan hukum diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.
Ilham menambahkan bahwa mengenai kabar adanya perpindahan siswa, pihak yayasan menyatakan hingga saat ini belum memperoleh informasi mengenai adanya siswa yang pindah akibat persoalan tersebut.
“Dari informasi saya tidak ada sampai hari ini,” ujarnya.Ia mengatakan informasi mengenai perpindahan siswa yang beredar sejauh ini belum diketahui sumber maupun data pendukungnya oleh pihak yayasan.
Karena itu, yayasan meminta agar informasi mengenai perpindahan siswa tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua sebelum terdapat data yang dapat diverifikasi.
Pihak yayasan menegaskan fokus mereka saat ini adalah menjaga agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dan hak pendidikan siswa tetap terlindungi.
Sebelumnya, Kepala Sekolah MI Pembangunan UIN Jakarta Wahyudi kepada media mengakui adanya perpindahan sejumlah siswa dari TKIP-SDIP Pamulang ke sekolah Madrasah Pembangunan yang berada di bawah naungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Dia juga mengungkapkan alasan utamanya adalah soal legalitas pengurus Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta di bawah pimpinan Ilham Aufa dan Andi Syafrani yang tidak berkekuatan hukum tetap, karena pengurus Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta yang sudah diakui kementerian adalah adalah pengurus yang dipimpin Prof Siti Nurul Azkiyah.(Cep)

