PUSTAKA KOTA, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan 9.976 kursi untuk penerimaan siswa baru jenjang SMP Negeri pada tahun ajaran 2026/2027.
Proses pendaftaran melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan dimulai pada Juni 2026 dan dilaksanakan secara daring.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan pemerintah berupaya memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa berjalan transparan dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.
“Insyaallah tahapan SPMB ini pada Juni nanti sudah dimulai pendaftarannya. Orang tua tinggal memasukkan berkas dan mengikuti proses yang berjalan. Saya minta transparan, dan untuk kuota Insyaallah kita memiliki hampir 10 ribu siswa yang tertampung di SMP Negeri,” kata Pilar, ditulis Selasa (9/6/2026).
Menurut Pilar, setiap tahun terdapat sekitar 25 ribu lulusan sekolah dasar di Tangsel. Dari jumlah itu, sekitar 12 ribu hingga 15 ribu siswa memilih melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri.
Guna mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, ia menyebut, Pemerintah Kota Tangsel terus membangun unit sekolah baru sekaligus memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta.
Adapun pada tahun ini, ia menyiapkan sekitar 5.000 beasiswa bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri agar dapat bersekolah di SMP swasta tanpa terbebani biaya pendidikan.
“Kita juga bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangsel. Nantinya kita siapkan 5 ribu beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis,” tuturnya.
Program tersebut, kata dia, menjadi bagian dari strategi peningkatan akses pendidikan yang telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel.
“Selama lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan tujuh SMP baru sembari tetap mempertahankan pola kemitraan dengan sekolah swasta,” katanya.
Sebagai informasi, pelaksanaan SPMB SMP Negeri tahun ini dibagi dalam empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili dengan kuota 40 persen, Jalur Prestasi 25 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.
Pendaftaran terbuka bagi lulusan SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah, Paket A, maupun satuan pendidikan sederajat lainnya dengan batas usia maksimal 15 tahun pada 1 Juli 2026.
Pendaftaran juga dapat diikuti oleh lulusan tahun sebelumnya dengan melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi.
Tahapan penerimaan dibagi menjadi tiga gelombang. Jalur Domisili dibuka pada 22–24 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni dan daftar ulang pada 27 Juni.
Selanjutnya, Jalur Prestasi dan Mutasi berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 4 Juli dan daftar ulang dilakukan pada 6 Juli 2026.
Adapun Jalur Afirmasi dan Disabilitas dibuka pada 6–8 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 9 Juli dan daftar ulang pada 10 Juli 2026.
Seluruh siswa baru SMP Negeri di Kota Tangsel akan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2026.
Pilar mengatakan, dengan kapasitas SMP Negeri yang mendekati 10 ribu kursi serta dukungan 5 ribu beasiswa sekolah swasta, Pemerintah Kota Tangsel optimistis kebutuhan layanan pendidikan tingkat SMP dapat terpenuhi.
“Artinya mudah-mudahan tidak ada isu dan tidak ada kendala. Jadi semua yang ingin mendaftarkan ke sekolah negeri bisa tertampung, baik di SMP Negeri maupun melalui program beasiswa sekolah swasta yang sudah kami berikan hampir empat tahun terakhir,” tutupnya. (Adv)





