
Tangerang, Pustaka Kota – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengumumkan para pemenang Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2026, sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang mampu menjaga konsistensi budaya peduli lingkungan setelah meraih predikat Adiwiyata Mandiri.
Lomba PRLH diselenggarakan untuk memastikan Program Adiwiyata tidak berhenti sebagai simbol penghargaan, tetapi terus diwujudkan melalui pembiasaan perilaku ramah lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Penilaian dilakukan pada dua kategori, yakni Lomba Kebersihan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Lomba Inovasi Media Pembelajaran, dengan menilai implementasi pengelolaan lingkungan serta kreativitas guru dalam menanamkan pendidikan lingkungan hidup.

Pada kategori Lomba Kebersihan Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat SD, SDN Gondrong 3 berhasil meraih Juara I berkat komitmennya membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman. Penataan ruang kelas, halaman sekolah, taman, serta fasilitas pendukung dilakukan secara konsisten sehingga budaya hidup bersih tumbuh sebagai bagian dari pendidikan karakter peserta didik.Juara II diraih SDN Gondrong 7 yang dinilai berhasil menjaga kualitas lingkungan sekolah melalui program kebersihan yang dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Sementara SDN Karawaci 5 meraih Juara III berkat keberhasilannya menjaga kebersihan, memanfaatkan ruang terbuka hijau, serta membangun budaya gotong royong yang terus dipertahankan.
Pada jenjang SMP, SMPN 1 Tangerang berhasil menjadi Juara I setelah menunjukkan pengelolaan lingkungan sekolah yang menyeluruh. Berbagai fasilitas, mulai dari laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, UKS, greenhouse, taman hingga kolam ikan, terpelihara dengan baik sehingga menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, nyaman, dan mendukung proses pendidikan.Posisi Juara II diraih SMPN 19 Tangerang yang dinilai mampu menjaga kebersihan lingkungan dan penghijauan sekolah secara konsisten. Sementara SMPN 7 Tangerang meraih Juara III berkat keberhasilannya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman melalui pengelolaan taman, ruang belajar, serta area umum sekolah secara optimal.
Pada kategori Lomba Inovasi Media Pembelajaran, SDN Tangerang 14 berhasil menjadi Juara I tingkat SD melalui media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan mudah diterapkan sehingga mampu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam memahami materi lingkungan hidup. Juara II diraih SDN Karang Tengah 14 yang menghadirkan media pembelajaran interaktif dan efektif meningkatkan motivasi belajar, sedangkan SDN Pasar Baru 1 meraih Juara III melalui media pembelajaran sederhana namun inovatif yang mendorong siswa lebih aktif selama proses pembelajaran.
Sementara itu, pada tingkat SMP, SMPN 30 Tangerang berhasil menjadi Juara I melalui inovasi media pembelajaran yang memadukan kreativitas, teknologi, dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Juara II diraih SMPN 18 Tangerang dengan media pembelajaran yang aplikatif dan menarik, sedangkan SMPN 1 Tangerang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara III melalui media pembelajaran berbasis visual, interaktif, dan kontekstual yang mampu meningkatkan minat belajar sekaligus memperkuat pemahaman peserta didik terhadap isu-isu lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan Lomba PRLH bukan sekadar ajang menentukan pemenang, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk memastikan budaya peduli lingkungan terus hidup dan berkembang di sekolah-sekolah Adiwiyata Mandiri.
Menurutnya, keberhasilan para pemenang diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya untuk terus membiasakan perilaku menjaga kebersihan, mengelola sampah, menghemat air dan energi, melestarikan keanekaragaman hayati, serta menghadirkan inovasi pembelajaran lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. (DAS)