PUSTAKA KOTA, Tangsel—Puluhan organisasi dan komunitas kepemudaan serta pecinta alam turun langsung membersihkan kawasan Situ 7 Muara, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026).
Aksi Operasi Bersih (OPSIH) yang diprakarsai Organisasi Gugusan Alam Nalar Ekosistem Pemuda Pemudi (GANESPA) tersebut tidak hanya menjadi gerakan gotong royong membersihkan lingkungan, tetapi juga menyuarakan pentingnya mengembalikan fungsi sempadan situ sebagai ruang terbuka hijau (RTH).
Kegiatan tersebut digelar bersama Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Bale Betawi Rewang, Pelopor, serta sejumlah organisasi dan komunitas kepemudaan maupun pecinta alam.
Di antara organisasi yang terlibat yakni RANITA, SAMASTHA BAWANA, MAPALA WDH, IRMAPALA, DUPALA, MOONPALA, STRIPALA, CAMPALA, PASISPALA, dan GASAKPALA.
Sejak pagi, para peserta menyisir kawasan ruang terbuka hijau dan lingkungan perairan Situ 7 Muara. Sampah yang ditemukan dikumpulkan secara bersama-sama untuk menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan kondisi ekosistem kawasan situ.
Bukan Sekadar Bersih-Bersih,Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Muchlis Sahlan mengatakan kegiatan tersebut memiliki manfaat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan Situ Pamulang.
“Kegiatan bersih-bersih kawasan ruang terbuka hijau di Setu Pamulang ini sangat bermanfaat guna mempertahankan kelestarian dan ekosistem di lingkungan Setu Pamulang. Kegiatan ini berjalan berkat kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Pamulang dengan GANESPA beserta OKP lainnya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut guna menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Muchlis.
Menurut dia, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan komunitas menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Hafiz Sholahudin, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi lingkungan di wilayah Pamulang.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kecamatan Pamulang berkolaborasi dengan GANESPA beserta komunitas pecinta alam lainnya. Tujuannya adalah mewujudkan kawasan perairan di Situ 7 Muara yang merupakan salah satu sumber air agar tetap bersih, terlihat indah, dan asri,” ungkap Hafiz.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menyerahkan persoalan kebersihan lingkungan hanya kepada pemerintah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Pamulang khususnya untuk sama-sama menjaga kebersihan kawasan perairan di Kecamatan Pamulang. Kalau bukan kita, lantas siapa lagi?” tegasnya.
Di balik aksi bersih-bersih tersebut, perhatian peserta juga tertuju pada kondisi kawasan sempadan Situ 7 Muara.Nurhafiz Kholis meminta Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan perhatian serius terhadap penataan kawasan sempadan situ.
Menurutnya, kawasan yang semestinya menjadi ruang terbuka dan bagian penting dari ekosistem perlu dijaga agar tidak semakin dipenuhi aktivitas usaha.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Banten dan Pemkot Tangerang Selatan segera turun tangan menertibkan kawasan sempadan setu. Jangan sampai kawasan yang seharusnya menjadi ruang terbuka dan bagian penting dari ekosistem justru dipenuhi warung-warung liar. Apalagi jika benar terdapat aktivitas karaoke maupun penjualan minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan, tentunya harus menjadi perhatian serius aparat terkait,” ujar Nurhafiz.
Pesan mengenai pentingnya penataan sempadan situ juga disampaikan melalui aksi simbolis. Di tengah kegiatan OPSIH, para peserta membentangkan spanduk yang berisi ajakan kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan fungsi sempadan Situ 7 Muara sebagai ruang terbuka hijau.
Spanduk tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus penegasan bahwa kawasan sempadan situ memiliki fungsi penting bagi keberlangsungan ekosistem.
Para peserta berharap pemerintah melakukan penataan secara serius dan berkelanjutan sehingga fungsi ekologis Situ 7 Muara tetap terjaga dan kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua GANESPA, Decky, mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan ikut terlibat dalam kegiatan OPSIH tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Bapak Bani, BPBD Tangerang Selatan Bapak Esa Nugraha, serta unsur Kecamatan Pamulang, Bapak Camat Pamulang Haji Mamat yang telah ikut serta dan memberikan dukungan dalam kegiatan OPSIH ini,” ujar Decky.
Ia juga mengapresiasi Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Bale Betawi Rewang, Pelopor, RANITA, SAMASTHA BAWANA, MAPALA WDH, IRMAPALA, DUPALA, MOONPALA, STRIPALA, CAMPALA, PASISPALA, GASAKPALA, serta seluruh elemen masyarakat yang turut berpartisipasi.
Menurut GANESPA, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan membersihkan sampah. Lebih dari itu, OPSIH menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kawasan perairan dan ruang terbuka hijau.Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen GANESPA bersama organisasi kepemudaan dan komunitas lainnya untuk terus mengawal kelestarian lingkungan di Kota Tangerang Selatan. (Cep)

