PUSTAKA KOTA, Jakarta – Gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta disambut antusias Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pelaku usaha. Acara ini tak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga mendorong transaksi digital dan peningkatan penjualan UMKM.
Salah satu pengunjung, Andien (36), ASN Bappeda Jakarta Pusat, mengaku kemudahan transaksi menjadi daya tarik utama acara tersebut.
“Ini baru hari kedua ya, jadi keliling-keliling karena ini juga harus balik lagi ke kantor. Tadi aku bayarnya pakai JakOne, lebih mudah,” ujar Andien di lokasi, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Bank Jakarta Sumbang 20 Bus untuk 33.000 Pemudik
Ia menyebut informasi bazar didapat dari internal kantor, termasuk berbagai promo seperti diskon dan cashback. Menurut dia, variasi tenant yang hadir juga cukup lengkap, mulai dari kuliner hingga otomotif.
“Saya baru pertama kali lihat ada pameran mobil kayak gini, sekalian lihat-lihat juga,” katanya.
Dari sisi pelaku usaha, kegiatan ini dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan penjualan. Pedagang Kebab Mayestik, Afendi dan Ali, mengaku event ini membantu memperluas pasar sekaligus meningkatkan omzet.
“Acara ini sangat membantu meningkatkan penjualan di outlet serta memperkenalkan usaha ke lebih banyak orang,” ujar mereka.
Menurutnya, lokasi Balai Kota yang strategis serta tingginya jumlah pengunjung menjadi faktor utama meningkatnya visibilitas usaha. Selain itu, penggunaan QRIS dinilai mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli.
“Penggunaan QRIS mempermudah proses transaksi banget,” kata dia.
Baca juga: Bank Jakarta Santuni 8.500 Anak Yatim dan Duafa pada Ramadhan 2026
Hal serupa disampaikan Cindy, pelaku usaha Kukerku.jkt, yang mengaku mengalami peningkatan penjualan meski baru pertama kali mengikuti bazar ini.
Ia menilai sistem pembayaran digital seperti QRIS akan semakin memudahkan transaksi ke depan dan tertarik untuk kembali berpartisipasi jika acara serupa digelar.
Sebagai informasi, Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar pada 20–23 April 2026 dengan menghadirkan berbagai tenant dari sektor kuliner, fashion, otomotif hingga properti.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-65 Bank Jakarta dan dirancang sebagai ruang pengalaman bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat, tapi juga merasakan langsung berbagai produk unggulan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi upaya Bank Jakarta dalam membangun ekosistem ekonomi terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien,” kata Agus.





