Pos Pantau Tiga Pilar Berdiri di Dua Titik Jalan Ki Hajar Dewantara, Aparat Jamin Keamanan Pascatawuran di Ciputat

PUSTAKA KOTA,Tangsel – Aparat gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Ciputat mendirikan Pos Pantau Tiga Pilar di dua titik pascainsiden tawuran antarkelompok yang terjadi di wilayah Kelurahan Ciputat pada Minggu (2/8/2026) dini hari.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, katakan pendirian pos pantau merupakan langkah konkret untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Read More

“Di dua titik kami dirikan Pos Pantau Tiga Pilar dengan maksud semua memiliki kebersamaan. Di pos pantau ini kita siap. Jadi negara hadir, kita siap mengamankan masyarakat dan membuat rasa aman dan nyaman kepada kedua belah pihak,” ujar Kapolsek. Kamis (6/8/2026)

Pos Pantau Tiga Pilar dijaga secara terpadu oleh personel Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kelurahan. Kehadiran aparat di lokasi diharapkan mampu mencegah terjadinya bentrokan susulan sekaligus mempercepat respons apabila muncul potensi gangguan kamtibmas.

Selain melakukan penjagaan, unsur Tiga Pilar juga menggelar koordinasi dengan tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta warga guna mengajak seluruh elemen bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meredam potensi konflik.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan situasi, aparat gabungan sebelumnya juga melaksanakan operasi sweeping yang dipimpin Kapolres dengan dukungan personel Brimob, TNI, Satpol PP, Damkar, serta unsur kecamatan dan kelurahan. Operasi tersebut menyasar dua lokasi yang menjadi pusat konflik, yakni Gang Nurul Huda dan Gang Swadaya. Dalam operasi itu, petugas mengamankan sejumlah anak yang diduga terlibat serta menyita beberapa senjata tajam.

Bambang memastikan Personel Polsek Ciputat Timur akan terus bersiaga melalui Pos Pantau Tiga Pilar untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat. Warga diimbau tetap beraktivitas seperti biasa serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

“Kehadiran kami harus bisa menenangkan hati dan pikiran masyarakat. Kami mengimbau warga tetap beraktivitas normal dan bersama-sama menjaga lingkungan agar situasi tetap aman dan kondusif,” katanya. (Cep)

Related posts