
Tangerang, Pustaka Kota- Universitas Muhamadiyah Tangerang ( UMT) mengelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Milad ke-17 UMT di Aula Sudirman, Jalan Perintis Kemerdekaan , Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Senin 3 Agustus 2026.Dengan Mengusung semangat #MUGA (Make UMT Great Again), Milad ke-17 menjadi tonggak untuk mempererat kebersamaan seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan Universitas Muhammadiyah Tangerang yang unggul, inklusif, dan berdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhamadiyah Tangerang Desri Arwen, mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan usia ke-17 sebagai momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun UMT yang semakin unggul, inklusif, dan berdampak.Selain itu ia juga mengutip QS. Al-Baqarah : 155, bahwa setiap perjalanan kehidupan tidak pernah lepas dari ujian. Kesabaran menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang telah dilalui UMT sejak awal berdiri.
Iya juga mengenang masa-masa ketika UMT harus berjuang memenuhi rasio dosen dan menghadapi berbagai keterbatasan. Kini, dengan izin Allah SWT, kondisi tersebut berbalik. UMT memiliki sumber daya dosen yang semakin kuat sebagai modal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kita pernah melewati kebahagiaan yang lebih besar dari hari ini. Banyak tantangan yang telah kita lalui bersama, dan semuanya dapat dihadapi dengan kesabaran,” Arwen dalam sambutannya di depan para wakil Rektor, Guru besar, Dekan, dan seluruh Dosen yang ada dilingkungan UMT.
Melalui pesan QS. Al-A’raf ayat 96 lanjut Arwen, ia mengajak seluruh keluarga besar UMT untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, setiap kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan secara maksimal dengan penuh tanggung jawab, disertai komitmen untuk menaati aturan dan menjaga integritas dalam menjalankan amanah.
Rektor juga turut mengutip penggalan lagu “Insaflah Wahai Manusia” sebagai pengingat agar setiap insan senantiasa melakukan introspeksi dan kembali kepada nilai-nilai kebaikan. ‘Dalam kesempatan ini marilah kita menjadikan QS. Ali Imran ayat 133–134 sebagai pedoman dalam kehidupan, yakni berlomba meraih ampunan Allah, gemar berinfak, mampu menahan amarah, memaafkan sesama, serta terus berbuat kebajikan” ungkapnya.
Diakhir sambutannya Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat. Menurutnya, “lelah dalam keberkahan” merupakan bagian dari perjuangan membangun UMT agar terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Pada Sidang Senat Terbuka tersebut, setiap anggota Senat Universitas juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, pandangan, gagasan, serta harapan terhadap perkembangan UMT di masa depan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam memperkuat arah kebijakan dan pembangunan universitas, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk membawa UMT terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, serta semakin berkontribusi bagi kemajuan bangsa.